|
21 January 2010 - 05:46 Posted by ricky Hit 769
Kunjungan SHS Disambut Spanduk KL
Gerah Tatono di Pemprov [ Pemerintah & Masyarakat ] LANGOWAN, LNN-- KUNJUNGAN Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang (SHS) kala pengobatan gratis pihak Pemprov Sulut dan FKKMI, turut mendapatkan dukungan warga. Bahkan sedikit pertanyaan masyarakat Langowan, terkait pembentukkan Kota Langowan yang kini berada ditangan Pemprov Sulut turut menyambut kedatangan orang nomor satu di Sulut itu.
Pasalnya, saat memasuki pusat Kota Langowan tepatnya didepan SMA Kristen Schwarz menuju Gereja GMIM Sentrum, spanduk bernadakan pertanyaan masyarakat mengenai tindak lanjut Kota Langowan, terbentang lebar sekitar 6-7 meter diatas badan jalan.
Bertuliskan “SO 2 TAHUN… BERKAS KOTA LANGOWAN TAKURUNG DI PEMPROV KAPAN…! KOTA LANGOWAN GUBERNUR MO TANDA TANGAN”. Tak pelak hal ini turut mengundang respon warga yang melintas dikala wilayah ini sedang sibuk-sibuknya dengan Pasar Besar, Selasa (19/01) kemarin.
“So betul itu (spanduk). Nentau kapan stow Gubenur mo tanda tangan (rekomendasi Kota Langowan) supaya bisa berlanjut lagi proses pemekarannya. (Itu sudah benar. Tidak tahu kapan Gubernur akan menandatangani supaya bisa berlanjut proses pemekarannya),” ujar sejumlah warga yang melintas dijalan raya Langowan - Manado itu.
Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat pun menilai kalau hal ini merupakan rasa keingintahuan masyarakat Langowan dengan pembentukkan Kota Langowan. “Adanya spanduk ini sudah bisa memberikan arti dan rasa warga Langowan, mengenai tindak lanjut pembentukkan Kota Langowan yang memang masih berada ditangan pihak Pemprov Sulut,” ujar Marcell Massie, Emon Sanger, Benny Poluan, Marnis Manopo serta sejumlah tokoh pemuda di Langowan. (qrk)
Gambar : Spanduk sebagai ungkapan tanya masyarakat mengenai tindaklanjut pemekaran Kota Langowan oleh pihak Pemprov Sulut, yang terbentang di jalan Raya Langowan-Manado. (*) |