|
14 January 2010 - 10:46 Posted by ricky Hit 620
Lagi, Pembentukkan Kota Langowan Dipertanyakan
Masih Tertahan di Pemprov [ Politik & Organisasi ] LANGOWAN, LNN-- MASYARAKAT Langowan kembali mempertanyakan pemekaran daerahnya, setelah beberapa lamanya pengusulan pemekaran oleh Pemkab Minahasa masih berada ditangan pihak Pemprov Sulut.
Pasalnya, kelengkapan berkas administrasi yang sempat menjadi masalah terakhir dalam rekomendasi pengusulannya ke tingkat pusat, diinformasikan telah dilengkapi pihak Pemkab Minahasa.
Hanya saja, hingga kini belum ada tanda-tanda rekomendasi pemekaran Kota Langowan oleh pihak Pemprov diwujudkan. “Kami terus dibuat bingung. Katanya administrasi kelengkapan sudah dilakukan pihak Pemkab Minahasa. Namun kenapa sampai sekarang belum ada tanda-tanda tindaklanjutnya?,” ujar Defly Poluan dan Ino Toar sejumlah tokoh pemuda di wilayah religius itu.
Merekapun kembali memintakan pihak Pemprov agar dapat memperhatikan aspirasi rakyat Langowan yang ingin lebih maju dari segi pembangunan, hingga pemanfaatan sejumlah potensi yang dimiliki.
“Pastinya kita tak ingin kalah pembangunan dengan daerah luar Sulut lainnya. Sebab imbas dari pemekaran tentunya akan berdampak terhadap pembangunan itu sendiri hingga perbaikan ekonomi masyarakat pada umumnya,” ungkap mereka.
Sementara, Bupati Minahasa S Vreeke Runtu sendiri dalam sambutannya kala perayaan ibadah awal tahun, Tahun Baru 2010, menjadikan Kota Langowan sebagai prioritas pertama, dengan mengkoordinasikan tindaklanjutnya kepada pihak Provinsi Sulut. (*/tr)
Gambar : Perwakilan masyarakat Langowan kala menyaksikan draft Kota Langowan kala mendapatkan pengesahan dari Dekab Minahasa, melalui sidang paripurna penetapan pemekaran Kota Langowan ditingkat Kabupaten Minahasa. (dok LNN) |