| INDEKS BERITA UTAMA |
Rabu, 01 September 2010 - 00:13:01 Posted by harny
Satu Lagi Potensi Wisata Bertambah di Langowan |
|
|
|
[ Pemerintah & Masyarakat ]
Wilayah Kota Langowan ternyata memiliki berbagai potensi yang patut dibanggakan, baik Sumber Daya Ma ..... |
|
|
Senin, 16 Agustus 2010 - 06:50:33 Posted by ino
Pernak Pernik 17 Agustus Mulai di Jual |
|
|
|
[ Pemerintah & Masyarakat ]
Menjelang hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-65, 17 Agustus nanti, para penjual perna ..... |
|
|
Senin, 16 Agustus 2010 - 06:44:03 Posted by ino
Sisa Dana ADD Segera Disalurkan |
|
|
|
[ Pemerintah & Masyarakat ]
Pemerintah Kabupaten Minahasa menargetkan Sisa Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2010 sebesar 40 persen ..... |
|
|
Senin, 16 Agustus 2010 - 06:42:26 Posted by ino
60 Kilometer Jalan Bakal Diperbaiki |
|
|
|
[ Pemerintah & Masyarakat ]
Pemerintah kabupaten Minahasa tahun anggaran 2010 ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur di M ..... |
|
|
Senin, 16 Agustus 2010 - 06:41:42 Posted by ino
Warga Kopiwangker Desak Perbaiki Jalan |
|
|
|
[ Pemerintah & Masyarakat ]
Sejumlah warga Desa Paslaten dan Kopiwangker Kecamatan Langowan Barat, mendesak Pemerintah Kabupaten ..... |
|
|
|
|
|
Jumat, 02 Oktober 2009 - 03:42:40 Posted by ricky Hit 866
DBD Mengancam, Warga Diminta Giatkan 3M Plus
[ Pendidikan & Budaya ]
 |
| DBD Kini mulai mengancam warga jika 3M plus kurang digiatkan masyarakat yang ada. |
LANGOWAN, LNN-- TIMBULNYA penyakit demam berdarah dengue (DBD) beberapa hari belakangan ini, membuat warga yang ada di Langowan mulai resah. Pasalnya, musim kemarau yang dinilai jauh dari penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti itu, muncul dengan terinfeksinya MP (11), salah satu bocah asal Desa Walewangko Kecamatan Langowan Barat.
“Ini memang mesti diperhatikan masyarakat Langowan bahkan Minahasa umumnya, mengenai perhatiannya terhadap kebersihan lingkungan. Memang musim kemarau sekarang ini jauh dari perkiraan munculnya penyakit yang bisa menimbulkan korban jiwa itu. Namun kesigapan masyarakat terhadap kebersihan lingkungannya pasti akan dapat menekan perkembangbiakkan jentik-jentik nyamuk pembawa DBD,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Minahasa, dr Tinneke HA Sumual.
Ia pun kembali mengingatkan cara 3M Plus yakni Menutup, Menguras dan Menimbun, yang dinilai mumpuni dalam mengantisipasi perkembangan nyamuk pembawa DBD tersebut. “Peran serta masyarakat meskipun fogging dilakukan akan sangat diharapkan guna mencegah timbulnya penyakit ini. Dan 3M Plus masih sangat perlu untuk digiatkan masyarakat yang ada, selain penyuluhan yang dilakukan oleh pihak Kesehatan Minahasa,” kata Sumual menambahkan, informasi mengenai daerah yang rawan terkena DBD selain kebersihan lingkungan yang perlu dijaga, akan sangat diharapkan pihaknya, serta segera memeriksakan warga yang terkena demam, di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.
Sementara sejumlah masyarakat yang ada di wilayah Religius itu, mulai was-was dengan keberadaan penyakit tersebut. Tak sedikit dari para warga terlihat mulai membersihkan sekaligus mengecek sejumlah bahan-bahan, sampah yang diduga menjadi persembunyian jentik-jentik nyamuk aedes aegypti.
“So musti kase bersih jang kage ini nyamuk-nyamuk bagi pa torang,” ujar Ibu Olive dan Ibu Alfe sejumlah warga tetangga dengan desa Walewangko.
Sebelumnya, sebanyak 2 bocah yang diduga terinfeksi DBD di desa Walewangko Kecamatan Langowan Barat, satu diantaranya dinyatakan positif oleh pihak RS Bethesda Tomohon. Mengetahui hal itu, fooging oleh Dinkes pun dilakukan di daerah tersebut secara keseluruhan atas permintaan masyarakat setempat. (*/tr)
|
| Share | Kirim ke teman | Print Berita | Komentar - silahkan login |
Komentar |
rmDuKAaJgFeAFq dOtzg
|
04 April 2010, 11:43 PM 200.199.114.92 bx3Kf2 hrbdppyjpepj, [url=http://gugavikxifou.com/]gugavikxifou[/url], [link=http://mfokbpgqxaen.com/]mfokbpgqxaen[/link], http://eotuwdwgurxs.com/
|
|
|